War Game Part 2: Not Now George

 

Goodbye cruel George

You must leave my desert today
Goodbye
Goodbye
Goodbye


Goodbye all your dirty combatants

There’s nothing more to stay

Before I change
My mind
Goodbye.

5 Responses

  1. asalamu alaikum, ustas, saya suka membaca puisi,dan artikel anda, membuat saya ingin berjihad, thanks atas responnya, saya orang bugis 100%, apa anda pernah kesana, atau anda keturunan bugis. salam berpikir merdeka

  2. Waalaikumsalaam Bapak Journalx, saya sendiri pun suka kepada semangat jihad bapak. Alhamdulillah terjumpa seorang lagi saudara Bugis saya dalam blog ini. Saya pun Bugis 100%, tapi oleh kerna telah terlalu lama hijrah ka Malaysia, saya tidak lagi tahu berbahasa Bugis dan adat dan kultur nya tidak diamalkan lagi, saya berasa amat sedih sekali.Saya sering lawati blog anak Bugis Irwinday dan saya amat suka sekali kesungguhan anak Bugis ini. Saya merasakan perlu ada blog etnik Bugis sendiri seperti Bapak Munir yang sudah usahakan Blog Silunkang, blog anak Minang. Kabarnya gunung berapi meletus lagi di sana ya.

    OK Bapak sehingga di lain kali, jangan lupa bisa berkomunikasi lagi ya…Makasih.

  3. Aku pun ada dengar tok nenek aku kata dia asal usul orang Bugis, terpelanting ke Perlis. Mana tau , siapa siapa ada bikin sejarah to trace asal usul orang Bugis di Perlis.

  4. Tok aku kata di antara ciri2 orang Bugis, depa berani kerana benar, aku rasa hang memang ‘fit’ pada ciri itu..hehe. Tapi tok aku tambah lagi, orang Bugis ni kekadang berani buta tuli, tu kira sifat negatif depa lah.Hang terpelanting kat Perlis pasai tok nenek hang dulu kuat merajuk kot, macam tok nenek aku lah..hehe, kalau tidak “kita semua kok masih ngomongan Indonesia kan pak?”.

Leave a Reply